Kenapa Sekarang Setiap Sakit Disebut Covid-19? Dokter Spesialis Ini Ungkap Alasan Sebenarnya


Ilustrasi dokter/ Dokter spesialis penyakit dalam dr Adaninggar menjelaskan tentang kenapa saat ini seringkali semua penyakit disebut akibat Covid-19. /Pixabay/Daniel Dan outsideclick/

LINGKAR KEDIRI – Dokter spesialis penyakit dalam dr Adaninggar menjelaskan tentang kenapa saat ini seringkali semua penyakit disebut akibat Covid-19.

Seperti yang kita tahu saat ini, angka penularan virus Covid-19 di Indonesia kembali mengalami lonjakan.

Angka penularan Covid-19 yang tinggi tersebut memaksa pemerintah untuk menerapkan PPKM Darurat.

Banyaknya kasus Covid-19 membuat banyak rumah sakit di berbagai daerah penuh, hingga terpaksa menolak pasien.

Namun, ditengah masyarakat saat ini masih ada anggapan ketika masuk rumah sakit pasti ‘dicovidkan’.

Menjelaskan hal tersebut, dr Adaninggar mengungkapkan secara ilmiah kenapa hal itu bisa terjadi.

Menurutnya, gejala Covid-19 tidak ada yang spesifik. Artinya sangat tipis perbedaannya dengan penyakit lain.

Halaman:

Sumber: Portal Jember

“Gejala Covid-19 tidak ada yang spesifik, sebagian besar merupakan kumpulan gejala flu. Gejala flu di era pandemi, salah satu kemungkinan diagnosis adalah Covid-19,” ujar dr Adaninggar, dilansir dari Instagram @drningz, diunggah 22 Juli 2021.

Dokter spesialis penyakit dalam itu menyebutkan bahwa diagnosis yang diambil oleh seorang dokter itu berdasarkan dua patokan.

Pertama, terkait dengan penggalian riwayat penyakit dan riwayat kontak erat. Kedua adalah pemeriksaan penunjang.

“Kadang infeksi Covid bisa terjadi pada orang-orang yang sudah memiliki penyakit kronis sebelumnya,” ujarnya.

Biasanya, lanjut dr Adaninggar, penyakit kronis ini tidak akan mengalami perburukan bila tidak terkena kondisi akut salah satunya infeksi.

Kemudian, apabila tidak sesuai dengan perjalanan atau riwayat penyakit Covid-19 dan tidak didukung pemeriksaan penunjang lain, itu tidak akan didiagnosis sebagai Covid-19.

“TIDAK AKAN DIDIAGNOSIS COVID,” tegasnya.

Di samping itu, dr Adaninggar juga mengatakan bahwa diagnosis Covid-19 bukan hanya berdasarkan swab antigen atau PCR.

0 Response to "Kenapa Sekarang Setiap Sakit Disebut Covid-19? Dokter Spesialis Ini Ungkap Alasan Sebenarnya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel